Close

Not a member yet? Register now and get started.

lock and key

Sign in to your account.

Account Login

Forgot your password?

Sejarah Pelayanan

foto_pfrans

KAMI memulai pelayanannya pada bulan April 2001 dengan menyiarkan program radio Kebenaran Masa Kini yang diasuh oleh Dr. Frans Silalahi, melalui dua stasiun radio lokal dan satu stasiun radio international di Saipan. Dalam dua tahun pertama pelayanannya, KAMI mengembangkan pelayanannya bagi narapidana serta melakukan Kebangunan Rohani di berbagai daerah.

Melihat perkembangan pelayanan KAMI dalam dua tahun pertama, maka pada bulan Maret 2003, Dr. Frans Silalahi bersama sahabatnya membuka secara resmi kantor KAMI sebagai lembaga pelayanan misi yang berbadan hukum. Melalui akte Notaris No. 1 tanggal 8 Maret 2003, Yayasan Kebenaran Masa Kini yang tadinya berasal dari satu nama program radio, resmi menjadi yayasan yang berbadan hukum. Dalam akte Notaris tersebut, untuk pertama kalinya susunan pengurus terdiri dari Pembina (Ir. Jack Andreas Pellondou MM), Ketua (Dr. Frans Hisar Mangatur Silalahi, MA), Sekretaris (Agustinus Priyo Sanyoto), Bendahara (Rismauly Silalahi, SH.) dan Pengawas (Pitrawan Widhiatmoko).

Setelah yayasan KAMI resmi menjadi lembaga misi yang berbadan hukum, pada bulan tanggal 2 Mei 2003, yayasan KAMI resmi menjadi anggota Back to the Bible International, yang ditandai dengan pengibaran bendera merah putih di kantor pusat Back to the Bible di Lincoln, Nebraska, Amerika Serikat.

Pada tanggal 23 Desember 2003, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, memberikan pengesahan Akta pendirian yayasan dengan nama YAYASAN KEBENARAN MASA KINI ALETHINOS yang disingkat dengan KAMI, dengan nomor ketetapan C-288.HT.01.02.TH 2003. Yayasan KAMI masuk dalam lembaran Berita Negara RI No. 36, tanggal 17 Desember 2004.
Sejak tahun 2003, KAMI mengadakan kerjasama dengan 22 stasiun radio lokal di seluruh Indonesia, untuk menyiarkan program Kebenaran masa Kini (Truth for Today) dan program Built on the Bible. Sampai tahun 2004 sudah ada 28 stasiun radio lokal yang menyiarkan program KAMI.